Pembukaan Pendaftaran Polri 2014


Banyak ditemui hubungan oral seks di antara para remaja yang sedang pacaran. Tak jarang, hubungan ini juga mengantar mereka sampai ke hubungan seksual.

Tanpa dukungan edukasi seks yang baik, tak jarang penyakit seperti gonorrhea, sifilis, herpes, bahkan HIV bakal menyerang. Karena itu, perlu ada pemahaman yang benar mengenai hal ini.

Oral pada penis

Secara teori, oral seks berisiko menularkan penyakit tertentu bagi pasangan karena bisa terinfeksi akibat cairan yang keluar sebelum ejakulasi (pre-ejakulasi) maupun oleh sperma yang masuk.

Jika saat itu ada luka terbuka di mukosa mulut, meski kecil dan tidak terlihat, bisa menyebabkan risiko penularan infeksi menular seksual karena luka terbuka ini adalah jalan masuk virus atau bakteri ke dalam aliran pembuluh darah.

Meskipun risiko ini lebih kecil dibandingkan dengan anal atau vaginal seks, pada beberapa kasus, penularan HIV tetap bisa terjadi akibat oral seks meski pasangan tidak ejakulasi.

Oral pada vagina
Hal yang sama juga bisa terjadi bila oral seks dilakukan pada wanita. Risiko penularan HIV bisa terjadi karena cairan vagina yang terinfeksi dan juga darah bisa saja masuk ke mulut.

Penularan juga bisa terjadi bila terdapat luka kecil di mulut pasangan yang sedang melakukan oral terinfeksi penyakit menular seksual dan ada luka kecil yang tidak disadari atau iritasi ringan dalam vagina.

Penularan HIV pada oral seks memang lebih rendah dibandingkan dengan anal dan vaginal seks akan, tetapi pada beberapa kasus, penularan melalui oral seks dengan vagina telah terbukti ada.

  • Cara Mendeteksi Pasangan Selingkuh dengan Cara Kenali Suara !

    Kesetiaan sesorang bisa dideteksi dari suaranya. Berdasar studi Department of Psychology, Neuroscience and Behavioral McMaster University, Ontario, Kanada nada suara mempengaruhi persepsi kecurangan seseorang. Ini mungkin karena ada kaitan antara pitch, hormon dan perselingkuhan,” kata David Feinberg...
  • Ilmuwan Berhasil Ciptakan Suhu Terpanas 4 Trilliun Derajat Celsius !

    Ilmuwan Amerika Serikat (AS) berhasil menciptakan suhu udara sebesar empat triliun derajat Celsius.Inilah suhu terpanas sejak peristiwa terbentuknya semesta atau Big Bang. Suhu terpanas itu dihasilkan dalam ruang laboratorium milik Departemen Energi AS, Brookhaven National Laboratorys (BNL) Relativistic...